Tips Mengolah Bahan Makanan Agar Terhindar dari Keracunan

Tips Mengolah Bahan Makanan Agar Terhindar dari Keracunan

Tips Mengolah Bahan Makanan Agar Terhindar dari Keracunan

Tips Mengolah Bahan Makanan Agar Terhindar dari Keracunan

Memasak sendiri di lokasi tinggal meyakinkan bahkan saya dan anda selalu menikmati makanan dengan nutrisi yang sehat. Namun, bahan makanan dapat jadi beracun andai ada teknik yang salah dengan teknik mengolahnya sejak mula hingga kiat memasaknya.

Dampak makanan beracun untuk tubuh yang paling gampang dideteksi ialah sakit perut, diare dan mual-mual. Adapun sumbernya dapat berasal dari bakteri, virus, parasit, kontaminasi dengan alat-alat dapur, air pencucian dan sejenisnya.

Nah, buat semua pemula, urgen sekali memerhatikan kembali kiat memasak atau teknik pengolahan bahan makanan supaya terbebas dari resiko racun. Yuk, simak pembahasan tips berikut!

1. Khusus unggas, masaklah sampai benar-benar matang

Daging unggas mentah memang berisiko dihinggapi bakteri atau parasit. Bagaimana tidak? Daging-daging tersebut tidak dipedulikan begitu saja di meja terbuka sekitar berjam-jam. Belum lagi kerumunan lalat dan sentuhan tangan dari semua calon pembeli. Bikin bakteri berkembang biak cepat di dalam daging.

Tapi bakteri, virus dan parasit tersebut dapat mati kok. Cukup dimasak atau direbus sampai benar-benar matang. Sumber racun tersebut tidak dapat bertahan hidup dalam suhu yang terlampau tinggi.

Tempat Aman Bermain Togel Hongkong Hanya di Tamantoto

2. Cuci sayur dan buah sampai benar-benar bersih

Tidak melulu daging, sayur dan buah juga berpotensi menghasilkan racun. Potensi racun itu dapat berasal dari suasana buah dan sayur yang kotor atau hampir membusuk dan air pencucian yang tidak bersih.

Agar sayur dan buah tidak membahayakan kesehatan kita, usahakan cuci dengan air bersih sampai tanah atau debunya hilang dari pandangan. Lalu, usahakan situasi lemari pendingin pun rutin dibersihkan. Berhubung sayur dan buah gampang busuk, masaklah sesegera barangkali dan jangan ditabung menyatu dengan barang busuk lainnya.

3. Simpan seafood dalam suhu dingin

Ikan maupun kerang atau jenis seafood lainnya memang perlu ditabung dalam suhu yang dingin. Jika ikan mentah itu tidak ditabung dalam suhu yang tepat, dapat terkontaminasi histamin. Histamin ialah sejenis racun yang diproduksi oleh bakteri yang hidup di daging ikan. Dampak racun tersebut memunculkan mual, sesak napas, gatal-gatal di kulit.

Kerang pun berpotensi memunculkan racun sebab alga yang dimakannya. Pastikan cangkangnya telah terbuka ketika dimasak. Itu tandanya, kerang telah matang.

4. Pilih telur yang telah dipasteurisasi

Telur pada dasarnya memang bebas dari bakteri. Namun, semakin lama dia sedang di luar semakin turun kualitasnya. Bakteri yang gampang menempel dalam telur ialah bakteri Salmonella.

Itu sebabnya, telur yang cangkangnya masih kotor atau retak usahakan tidak dikonsumsi terlebih dulu tanpa pengolahan yang benar. Telur yang sudah merasakan pasteurisasi atau pemanasan guna membunuh organisme tersebut lebih aman dipilih dan lantas diolah.

5. Cuci daging ayam tanpa bersentuhan dengan alat-alat dapur

Di samping dimasak dengan suhu tinggi, daging wajib dibersihkan dengan air bersih terlebih dahulu. Kemudian, hindari pun dari bersentuhan secara langsung dengan alat-alat dapur laksana panci dan pisau. Tujuannya, supaya daging tidak terkontaminasi kotoran yang menempel di alat-alat tersebut.

Kalau kamu hendak memotong daging, usahakan dilaksanakan sebelum daging tersebut dibersihkan dengan air.

Nah, itulah tips seputar pengolahan bahan makanan supaya tetap steril. Mari jaga kesehatan dirimu.