Sushi Memang Tampak Lezat, tapi Apakah Sehat?

Sushi Memang Tampak Lezat, tapi Apakah Sehat?

Sushi Memang Tampak Lezat, tapi Apakah Sehat?

Sushi Memang Tampak Lezat, tapi Apakah Sehat?

Tamantoto Prediksi HK – Sushi dapat menjadi makanan yang menggugah selera, terutama untuk para penyuka sushi. Sushi yang mengandung ikan segar, laksana salmon, tuna, dan sayuran terlihat lezat dimakan.
Lantas apakah sushi tergolong makanan yang sehat? Ahli diet dan gizi Rebekah Blakely menjawab, tidak seluruh sushi tersebut sehat, tergantung bahan dan teknik menyiapkannya.
“Banyak orang memandang sushi sebagai di antara pilihan makanan sangat sehat saat santap di luar. Ya, dan itu dapat saja,” kata Blakely. “Namun, tidak seluruh sushi ialah makanan sehat untukmu. Itu paling tergantung pada bahan yang dipakai dan bagaimana persiapannya.”
Yang butuh diperhatikan, sushi roll seringkali mengandung makanan laut dan sayuran yang dibungkus nasi putih. Nasi dibaur dengan cuka dan gula kemudian digulung rapat.
“Satu gulungan sushi bisa mengandung setengah cawan hingga satu cawan beras. Biasanya 300 sampai 500 kalori (untuk mayoritas gulungan spesial). Banyak orang memesan dua atau tiga sushi roll,” lanjut Blakely.
“Penelitian mengindikasikan hubungan antara asupan tinggi karbohidrat olahan, contoh nasi putih dan penambahan gula darah dan insulin, yang menambah risiko diabetes dan penyakit jantung.”
Manfaat Kesehatan dari Sushi
Blakely menambahkan, ada riset tentang seseorang yang mematuhi pedoman makanan Jepang mempunyai tingkat kematian 15 persen lebih rendah.
“Ini termasuk santap makanan misalnya sushi, ikan, acar sayuran, miso, dan rumput laut,” jelasnya. “Sushi menawarkan tidak sedikit manfaat kesehatan, dari yodium dalam rumput laut (meningkatkan kesehatan tiroid) sampai vitamin A (untuk kulit bersinar dan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat).
Penelitian beda menunjukkan guna dari mengonsumsi ikan (yang terdapat pada sushi) secara teratur, yakni keperluan asam lemak omega-3 berhubungan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, masalah autoimun, dan depresi.
Kandungan Merkuri
Kekhawatiran lain untuk seseorang yang santap sushi secara rutin ialah kandungan merkuri. Beberapa ikan, tergolong king mackerel, marlin, orange roughy, hiu, swordfish, tilefish, ahi tuna, dan bigeye tuna berisi jauh lebih tinggi merkuri daripada yang lain.
“Paparan merkuri yang tinggi menyebabkan masalah kesehatan, di antaranya kelelahan, depresi, penurunan berat badan, kehilangan memori, dan masalah neurodegeneratif yang lebih serius,” jelas Blakely.
“Ada sejumlah penelitian yang mengeksplorasi efek merugikan dari keracunan merkuri. Tuna ialah sumber penyampaian merkuri sangat umum, jadi ingatlah ketika memesan sushi.”
Sushi Lebih Sehat
Anda dapat makan sushi yang menemukan lebih tidak sedikit manfaat sehat. Blakely menyerahkan tips.
Pilih ikan dengan kadar merkuri rendah, laksana salmon, udang, belut, kepiting, dan trout. Hindari jenis ikan dengan merkuri tinggi laksana yang dilafalkan di atas.
“Pesan satu roll. Jika kita suka sushi roll, pilih satu saja, kemudian kombinasikan dengan pilihan lain yang lebih rendah karbohidrat dan kalori, contoh edamame, sup miso, dan salad,” Blakely menambahkan.
Hindari nasi. Alih-alih sushi roll yang dibungkus nasi, mintalah sushi dibungkus mentimun atau dapat memesan sashimi.