Siap Bayar Rp595 Miliar, Chelsea akan Boyong Hakim Ziyech ke London!

Siap Bayar Rp595 Miliar, Chelsea akan Boyong Hakim Ziyech ke London!

Siap Bayar Rp595 Miliar, Chelsea akan Boyong Hakim Ziyech ke London!

Siap Bayar Rp595 Miliar, Chelsea akan Boyong Hakim Ziyech ke London!

Klik di Situs ini – Rumor transfer di Benua Eropa menghangat pada malam ini setelah raksasa Inggris, Chelsea, dikabarkan sepakat untuk mendatangkan bintang Ajax Amsterdam, Hakim Ziyech.

Bintang Timnas Maroko ini sendiri sudah beberapa kali dikaitkan dengan transfer keluar dari Ajax sejak tampil konsisten bersama jawara Eredivisie tersebut. Bahkan, sebelum Matthijs de Ligt dan Frenkie de Jong hengkang, Ziyech diprediksi lebih dulu angkat koper sebelum akhirnya ia disalip dua rekannya itu.

1. Chelsea sudah intens memburu Ziyech sejak Desember 2019

Dilaporkan oleh Belanda, De Telegraaf, Chelsea menjadi satu-satunya klub yang sejak tiga bulan terakhir terus memburu Ziyech. Bahkan, menurut media tersebut, The Blues sudah memantau Ziyech sejak Desember dan menjalin komunikasi yang baik dengan si pemain.

2. Chelsea siapkan dana 40 juta euro untuk datangkan Ziyech ke London

Sejak larangan transfernya dicabut per Januari 2020, Chelsea memang bisa dibilang pasif di bursa transfer. Skuat asuhan Frank Lampard ini tak mendatangkan siapa pun di bursa musim dingin lalu.

Namun kini, di Februari, Si Biru dari London Barat siap gelontorkan dana masif untuk memboyong playmaker milik Ajax tersebut. Kabarnya, dana senilai 40 juta euro disiapkan untuk mendaratkan Ziyech ke Stamford Bridge.

3. Musim ini, Ziyech masih jadi pemain andalan Ajax

Sepeninggal dua pemain mudanya yang bersinar, yakni de Ligt dan Frenkie, Ajax memang seakan berotasi di sekitar Ziyech. Musim ini saja, pemain flamboyan ini turut andil dengan sumbangsih 8 gol dan 21 asis di semua ajang bersama Ajax.

Walau gagal lolos fase gugur Liga Champions musim ini karena tersingkir dari Chelsea, Ziyech dan kolega masih menyimpan asa di Europa League dan bisa jadi salah satu kandidat juara di ajang kelas dua Eropa tersebut.