Real Madrid Jorjoran, Manchester City dan Barcelona Iri

Real Madrid Jorjoran, Manchester City dan Barcelona Iri

Real Madrid Jorjoran, Manchester City dan Barcelona Iri

Real Madrid Jorjoran, Manchester City dan Barcelona Iri

TamanToto – Real Madrid paling agresif pada bursa transfer jelang musim 2018/2019. Tim berjuluk Los Blancos sudah menguras dana sebesar Rp4,8 triliun hanya untuk menyebabkan lima pemain anyar.

Nonton Movie – Mulai dari Eden Hazard, Luka Jovic, Ferland Mendy, Eder Militao, sampai Rodrygo Goes mereka datangkan. Langkah ini dinamakan sebagai pembentukan Los Galacticos jilid ketiga.

Agen Judi Bola – Meski begitu, Madrid masih ditebak mendatangkan pemain lain. Karena dalam susunan buruan Zinedine Zidane, pemain laksana Paul Pogba dan Christian Eriksen masih tertera.

Prediksi Togel Paling Jitu – Madrid membenahi karena tidak puas dengan hasil musim lalu. Di LaLiga misalnya, mereka cuma dapat finish pada peringkat ketiga di bawah Barcelona dan Atletico Madrid.

Sepeninggal Cristiano Ronaldo ke Juventus, Los Blancos seolah kehilangan taji. Mereka tak lagi garang, dan biasanya kalah saat melawan kesebelasan papan tengah.

Era baru di bawah kepemimpinan Zidane yang pulang di pertengahan musim kemudian ditatap dengan optimistis. Presiden Madrid, Florentino Perez bahkan menekankan urusan tersebut kepada Jovic saat diperkenalkan ke publik.

“Anda punya musim yang spektakuler dengan mencetak 27 gol, tersebut membuat kita menjadi yang terbaik di Eropa, namun suporter kami bakal langsung meminta tidak sedikit kepada Anda, sebab mereka tahu Anda dapat melakukannya,” kata Perez, dilansir dari laman sah klub.

Perez pun berterima kasih sebab Jovic telah mau memilih gabung dengan Madrid. Padahal, tidak sedikit pula klub papan atas Eropa yang hendak mendapatkan jasanya.

“Anda kini menjadi pemain Real Madrid, selamat dan terima kasih sudah memilih emblem dan jersey ini guna bertumbuh bareng menjadi striker terbaik di dunia,” imbuhnya.

Sadar bakal ekspektasi tinggi yang dibebankan kepadanya, Jovic juga meyakinkan suporter guna tetap percaya. Dia akan berjuang keras supaya bisa tampil bagus dan memberi kontribusi positif untuk Madrid.

“Saya bakal coba semampu saya guna memberi yang terbaik. Saya ke sini guna bermain dan berjuang. Saya harap dapat menunjukkan apa yang saya dapat berikan ke klub,” tutur striker asal Serbia dan Herzegovina itu.

Sindiran dari Manchester City
Manajer Manchester City, Pep Guardiola rupanya mengawasi pergerakan Madrid di bursa transfer. Dia menyindir teknik Los Blancos melakukan pembelian barang pemain dengan merujuk aturan financial fair play (FFP) yang diputuskan FIFA.

Berdasarkan keterangan dari Guardiola, Madrid termasuk boros pada bursa transfer kali ini. Namun, kenapa timnya yang sekarang terancam tidak dapat aktif di bursa transfer karena dirasakan melanggar aturan FFP.

“Real Madrid sudah merekrut pemain-pemain yang bagus, tapi melulu Manchester City yang dirasakan boros dalam menerbitkan uang,” kata Guardiola laksana dikutip Marca.

Tim penyelidikan keuangan UEFA ketika ini sedang mengecek rekening ManCity atas sangkaan penyalahgunaan pemasukan dana dari hasil temuan media Jerman, Der Spiegel. The Citizens diperkirakan mengakali aturan FFP berhubungan pendanaan dari sebanyak sponsor yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA).

Dalam laporan tersebut, ManCity ternyata melulu menerima duit sebesar 8 juta poundsterling atau selama Rp145 miliar dari sponsor utama, Etihad. Padahal mereka menyatakan menjalin kesepakatan dengan nilai 67,5 juta poundsterling (Rp1,2 triliun) pada 2015.

Sisa dana tersebut diperkirakan dikucurkan oleh bos ManCity, Sheikh Mansour, lewat konsorsium Abu Dhabi United Group. Pemasukan tersebut masuk kelompok pelanggaran FFP.

Karena tudingan ini, ManCity sekarang terancam mendapat hukuman berat, tidak dapat bermain di Liga Champions dan tidak dapat ikut bursa transfer andai terbukti melanggar FFP. Manajemen juga bergerak cepat dengan mengemukakan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Agresivitas Madrid di bursa transfer kali ini pun mengusik Barcelona. Sebagai rival utama di LaLiga, kesebelasan asal Catalan tak mau begitu saja tidak mempedulikan Los Blancos menyusun tim yang mengancam keberadaan mereka.

Dikutip dari Sport, Presiden klub, Josep Maria Bartomeu dan pelatih Ernesto Valverde melangsungkan pertemuan rahasia. Bocoran dari pertemuan itu, Bartomeu meminta untuk Valverde guna merancang proyeksi musim depan.

Namun, Barcelona tak dapat bebas laksana Madrid dalam mengucurkan dana. Mereka pun dibayangi aturan FFP yang memberi batas pengeluaran maksimal melulu 100 juta euro (Rp1,6 triliun). Jika hendak lebih dari itu, mereka mesti cuci gudang.

Mereka dapat saja menjual sejumlah pemain, laksana Philippe Coutinho, Ousmane Dembele, dan Ivan Rakitic, tetapi dengan harga yang pantas. Bartomeu pun menyarankan supaya Valverde mempertimbangkan penjualan Nelson Semedo yang kebetulan ditaksir Atletico Madrid.