Napoli Beri Catatan Minor Pertama Inter Milan pada 2020

Napoli Beri Catatan Minor Pertama Inter Milan pada 2020

Napoli Beri Catatan Minor Pertama Inter Milan pada 2020

Napoli Beri Catatan Minor Pertama Inter Milan pada 2020

Klik di sini – Kedigdayaan Inter Milan sejak dua bulan terakhir memang tak terbantahkan. Mereka acap kali meraih kemenangan di mayoritas pertandingan yang sudah dijalani. Namun, catatan itu terhenti ketika tampil pada babak semifinal leg pertama Coppa Italia.

Tim yang mampu meredam Inter Milan asuhan Antonio Conte adalah Napoli. Pemainnya, Fabian Ruiz berhasil menciptakan gol satu-satunya yang membuat Inter Milan merasakan kekalahan pertama pada 2020 ini. Tentu itu jadi catatan minor il Nerazzurri dalam perjalanannya bersama Conte.

Musim ini, Inter Milan memang sangat sulit dikalahkan di lapangan hijau. Hanya sebagian kecil berlabel raksasa saja yang bisa membuat Romeu Lukaku dan kolega bertekuk lutut, sebut saja Broussia Dortmund, Barcelona, pesaing Serie A Juventus dan tentu saja Napoli.

1. Akhir tahun 2019 jadi periode buruk Inter Milan

Tim yang pertama kali membuat Inter Milan kalah adalah Barcelona. Blaugrana berhasil meraih dua kemenangan saat tampil pada babak penyisihan grup Liga Champions 2019/2020 Grup F. Leg pertama kalah 2-1 dan duel jilid dua menyerah 1-2.

Rententetan hasil buruk Conter bersama Inter Milan berlanjut di Serie A. Pada 6 Oktober 2019, Si Nyonya Tua mampu meraih kemenangan dalam duel bertajuk Derby d’Italia tersebut dengan skor 2-0.

Kekalahan lain yang didapat Inter Milan dari klub lain sebelum dipecundangi Napoli adalah Borussia Dortmund. Tampil di dalam laga lanjutan Grup F Liga Champions. Mereka menyerah dengan skor tipis 3-2 saat bertamu ke Signal Iduna Park, dan menjadi salah satu penyebab gugurnya Inter Milan dari Liga Champions.

2. Pirlo sebut Conte bakal jadi iblis saat anak asuhnya menderita kekalahan

Napoli Beri Catatan Minor Pertama Inter Milan pada 2020talksport.com
Terlepas kekalahan terakhir dari Napoli di Copa Italia, Inter Milan tetap layak dibilang tim stabil di Serie A musim ini. Buktinya, mereka masih bisa memimpin klasemen sementara dengan mengoleksi 54 poin dari 23 laga yang telah dijalani, sama dengan Juventus di posisi kedua yang kalah selisih gol saja.

Melihat apa yang sudah dikerjakan Conte untuk Inter Milan, mantan pemain Inter, Juventus dan AC Milan, Andrea Pirlo menyebut dirinya tak merasa kaget dengan kontribusi yang disumbangkan Conte di Inter Milan musim ini. Menurut dia, pelatih berusia 50 tahun itu selalu memberikan efek besar pada setiap tim yang dibelanya.

“Saya sama sekali tak terkejut, karena saya mengenalnya dengan sangat baik. Saya tahu Inter Milan bakal berada di level ini, berjuang untuk gelar Liga Italia hingga akhir. Dia (Conte) selalu memimpin Anda untuk memberikan yang terbaik, untuk bermain lebih baik daripada yang Anda pikirkan,” kata Pirlo berbicara pada La Gazzetta dello Sport yang dilansir dari Bleacher Report.

“Tapi, dia kecanduan menang. Jika kalah, Anda tak bisa berbicara dengannya. Sebab, dia akan menjadi iblis,” lanjut dia.

3. Kans Inter Milan jadi juara Serie A cukup besar, lolos Coppa Italia sangat berat

Inter Milan terakhir kali memenangkan Scudetto pada 2009/2010 saat mengakhiri raihan lima gelar berturut-turut sebelumnya. Momentum musim ini tentunya harus dimanfaatkan Inter untuk menghentikan dominasi Juventus selama sembilan tahun terkahir yang selalu membawa pulang gelar di setiap gelaran Serie A.

Sementara, peluang Inter Milan di Coppa Italia belum benar-benar terkubur. Sebab, mereka masih punya kans lolos, dengan catatan bisa mengalahkan Napoli pada leg kedua yang bakal digelar di Stadion San Paolo pada 6 Maret 2020 mendatang.