Mengenal Perbedaan Istilah Boba, Bubble Tea, dan Pearl

Mengenal Perbedaan Istilah Boba, Bubble Tea, dan Pearl

Mengenal Perbedaan Istilah Boba, Bubble Tea, dan Pearl

Shutterstock

Klik di siniDemam boba memang tengah melanda masyarakat terutama generasi milenial. Boba berasal dari Taiwan dan dikenal dengan nama zenzhu naicha.Mengenal Perbedaan Istilah Boba, Bubble Tea, dan Pearl.

Dalam laman Eater, boba disebutkan sebagai kelompok luas dari chunky drinks laksana es teh, jus, dan minuman apa juga yang menggunakan mutiara tapioka.

Minuman ini memiliki pelbagai rasa dan varian. Bahkan terdapat juga sejumlah gerai yang mencampurkan boba dengan makanan cepat saji laksana Ichiro Ramen Boba yang mencampurkan boba dengan ramen. Ada pun Ropang OTW dengan menu andalannya yakni Ropang Boba dan Indomie Boba.

Boba sekarang tak melulu dikenal sebagai bola tapioka yang dicampurkan dalam minuman, melainkan pun makanan.

Seringkali pencinta boba susah memisahkan antara boba, bubble tea, dan pearl. Kompas.com sudah merangkum sekian banyak referensi mengenai ketiga jenis penamaan tersebut.

1. Boba
Boba ialah bola tapioka yang tidak jarang menjadi isian dari minuman bubble tea. Boba berbahan dasar tepung tapioka yakni tepung dari singkong.

Tapioka tidak memiliki tidak sedikit rasa, sampai-sampai rasa manis dari boba mayoritas berasal dari gula atau madu yang direndam sebelum disajikan.

Kemudian tepung diberi gula merah dan air panas, diciptakan menjadi bulatan-bulatan kecil. Bola tapioka ini dimasak sampai mempunyai tekstur kenyal dan membal.

Peran dari boba ialah untuk menciptakan hal ‘QQ’. ‘QQ’ bisa didefinisikan sebagai kenyal dan tekstur yang membal, serupa dengan tekstur al dante yang anda dapatkan dari pasta.

2. Bubble Tea
Bubble Tea ialah minuman berbahan dasar teh, susu, dan boba. Bubble tea yang klasik seringkali menggunakan teh hitam. Namun, seiring pertumbuhan zaman dan inovasi, kedai bubble tea seringkali menawarkan sekian banyak jenis teh laksana melati, hijau, oolong, matcha, teh buah, earl grey, dan lainnya.

Minuman bubble tea terus mengerjakan inovasi besar. Minuman ini terus bertransformasi supaya menciptakan daya tarik untuk masyarakat.

Di Amerika, orang mengenal boba dengan dua nama, yakni bubble teadi pantai unsur timur Amerika, dan boba di pantai barat Amerika.

Meski dikenal berasal dari Taiwan, mutiara tapioka malah terbuat dari ekstrak singkong asal Amerika Selatan. Kemudian, tumbuhan ini masuk ke Taiwan dari Brazil pada 1895-1945.

Adalah Tu Tsong-he, empunya Hanlin Teahouse yang memasarkan minuman dengan bola tapioka kesatu. Kala itu, ia memasarkan minuman dengan mutiara tapioka berwarna putih, teksturnya juga agak keras dan rasanya hambar.

Lalu, Tu Tsong-he mengerjakan inovasi ke mutiara berwarna hitam. Mutiara ini direbus dalam tong besar dan diguyur sirup karamel manis sekitar berjam-jam sampai menghasilkan warna hitam, teksturnya kenyal dan membal. Ini lah cikal akan minuman bubble tea yang anda nikmati sekarang.

3. Pearl
Salah satu varian dari bubble tea ini format ukurannya lebih kecil dari boba. Pearl tetap merujuk pada si bola-bola tapioka. Hanya saja ketika ini guna penamaan minuman lebih ke boba drink.

Pearl tidak jarang kali disebut pearl milk tea, karena gabungan antara teh dan susu, yang mana ditambahkan biji mutiara hitam tapioka.

Di samping rasa original, pearl milk tea pun punya ragam rasa lain, mulai buah strawberry, mangga, semangka, taro, cokelat, karamel, dan pun bubble gum.

Biasanya, gerai-gerai pearl milk tea ini sudah meluangkan bahan pearl milk tea dalam format bubuk. Bagi membuatnya bubuk itu tinggal dikocok saja bareng air, gula, dan es batu.

Gerai-gerai kesatu pearl milk tea di Jakarta sendiri terdapat Chatime, Come Buy, Calais, dan pun MyCha.