Kesalahan Pernikahan Yang Berujung Perceraian

Kesalahan Pernikahan Yang Berujung Perceraian

Kesalahan Pernikahan Yang Berujung Perceraian

Kesalahan Pernikahan Yang Berujung Perceraian

Tamantoto Togel – Tidak terdapat satupun pasangan yang menikah dengan niat bakal bercerai nantinya. Tapi apa daya, tidak sedikit sekali dalil yang ditemukan dalam pernikahan sampai-sampai berujung perpisahan. Ada sejumlah kesalahan atau ketidakcocokan yang umumnya dapat memicu urusan yang tidak diharapkan ini. Berikut 8 kekeliruan pernikahan berdampak perceraian yang tidak jarang dianalisa oleh berpengalaman hubungan, terapis pernikahan dan pun pengacara perceraian :

Kedekatan Seksual yang Padam Total
Menghindari seks atau tidak bersangkutan intim sama sekali dapat menjadi penyebab bibit perselingkuhan di dalam lokasi tinggal tangga dan pun perceraian. Logika saja brides, tanpa kehidupan seks yang sehat dan harmonis, tidak sedikit aspek kedekatan pasangan yang bakal perlahan- lahan pun renggang. Kedua pasangan mesti tidak jarang kali berupaya dan mencari teknik kreatif guna menghidupkan gairah kamar tidur, agar suami istri tidak saja menjadi sahabat tidur yang dingin.

Ekspektasi Tidak Realistis
Percaya atau tidak? Tidak seluruh perceraian diakibatkan oleh hal- urusan jelas laksana KDRT, narkoba atau perselingkuhan. Salah satu karena utamanya malah sebab ekspektasi yang terlampau berlebihan dari masing- masing pasangan. Sering pasangan terlalu bercita-cita dan susah menerima suami atau istri apa adanya, atau puas dengan kualitas hubungan. Jika terus begini, yakin deh walaupun menikah lagi, bisa jadi besar hasilnya tetap sama.

Terlalu Nyaman
Pasangan ialah zona nyamanmu? Sah- sah saja sih. Tetapi bukan berarti kalian mesti pulang menjadi malas untuk berjuang saling mengasyikkan atau menjadi diri yang lebih baik lagi. Kenyataannya, zona nyaman malah dapat berbalik jadi sumber ketidakpuasan yang terus terabaikan. Ingat, pernikahan tetap perlu usaha dan bukan tidak dipedulikan semakin menurun kualitasnya.

Melibatkan Keluarga Besar
Pernikahan ialah urusan dua orang, suami dan istri. Banyak pasangan yang melakukan kekeliruan dengan tidak mempedulikan campur tangan dari pihak family masing- masing, contohnya mertua yang terlampau dominan, ipar yang tidak peka, sampai keluarga besar yang turut memungut keputusan. Pasangan mesti tahu batas antara urusan individu dan konsumsi umum, agar tidak berujung pisah.

Tidak Transparan Soal Finansial
Ini nih yang bahaya! Urusan keuangan sudah selayaknya dibicarakan bahkan jauh sebelum menikah agar pasangan tahu jelas kondisi finansial yang sesungguhnya. Tak jarang suami istri bertengkar karena urusan ongkos hidup, hutang, dana darurat, ongkos investasi dan tidak sedikit lagi. Semakin jarang dibicarakan dan tertutup, semakin besar jurang pemisah nantinya loh.

Persaingan Tidak Sehat
Suami istri seharusnya menjadi kesebelasan yang kompak, namun apa jadinya bila ada aspek kehidupan yang justeru menimbulkan kompetisi tidak sehat? Sebut saja hal karir atau teknik mendidik anak yang menciptakan pasangan mesti saling persaingan secara negatif. Bukan saja anak bakal terhimpit di tengah, yang ada justeru pasangan terdorong ke jurang perceraian.

Momok 4 K
Kritik, komplain, kutuk dan konflik – ini dia 4 K yang bisa buat pasangan semakin renggang sebab ucapan yang saling menyakiti. Walaupun masing-masing orang punya hak untuk mengucapkan pendapat, urgen untuk tahu teknik menjaga perasaan orang dan tata teknik beropini. Jangan sampai perkataan menyakiti tanpa niat konstruktif atau justeru menjurus ke kekerasan verbal.

Cuma Wedding Planning, Bukan Marriage Planning
Banyak yang memandang bila pernikahan ialah titik finish, sampai-sampai segala daya upaya dilaksanakan supaya acara berlalu dengan megah dan berkesan. Padahal sesungguhnya, pernikahan hanyalah mula dari perjalanan pasangan di dunia lokasi tinggal tangga. Pasangan mesti sadar bahwa destinasi utama dari pernikahan ialah rumah tangga tersebut sendiri, dan bukan gegap gempita selebrasi sementara.