Kenapa Kita Punya Upil dan Apa Manfaatnya?

Kenapa Kita Punya Upil dan Apa Manfaatnya?

Kenapa Kita Punya Upil dan Apa Manfaatnya?

Kenapa Kita Punya Upil dan Apa Manfaatnya?

Tamantoto Togel – Ga usah gengsi, pasti semua orang pernah melakukan kegiatan ngupil atau mengupil. Ayo ngaku! Kegiatan ini bisa dilakukan secara diam-diam alias ngumpet-ngumpet atau bahkan dilakukan terang-terangan, dengan gaya cuek.

Hal ini bisa terjadi karena sudah menjadi kebiasaan atau dilakukan saat ada upil menggantung di rongga hidung yang terasa tak nyaman.

Mungkin banyak di antara kita yang bertanya-tanya, berasal dari manakah upil yang ada di hidung kita dan apa fungsinya bagi tubuh kita? Di balik keberadaannya yang sering dianggap menjijikkan, ternyata upil adalah tanda dari sistem pernapasan yang dijaga dengan baik.

Dari mana asalnya upil?

Laman How Stuff Works menyebutkan bahwa upil berasal dari kombinasi antara ingus, kotoran, dan rambut-rambut kecil di hidung yang bernama silia. Seperti kita ketahui, banyak hal masuk ke tubuh melalui hidung. Tak hanya udara yang kita hirup, tapi juga kuman, alergen, maupun polutan bisa ikut masuk.

Untuk memastikan paru-paru bebas bertugas tanpa halangan, lendir (yang biasa kita sebut ingus) menempel pada penyerbu hidung untuk menghentikan atau memperlambat pergerakan. Ini juga sebabnya, tubuh kita memproduksi lebih banyak ingus saat pilek. Ini adalah upaya untuk menjaga virus keluar dari sistem pernapasan.

Selain menghalangi kotoran masuk paru-paru, lendir juga mencegah hidung mengering. Jika bagian dalam hidung terlalu kering, maka kuman mendapat jalan memasuki paru-paru dan tubuh. Nah, lendir yang kering dan berisi kotoran dari luar tubuh ini mengumpul, mengeras, dan itulah yang kita sebut upil.

Bisa disebut bahwa upil adalah hasil pengeringan mukus atau lendir hidung. Tak hanya itu, mekanisme hidung juga memudahkan upil berpindah ke bagian hidung agak luar, sehingga mudah dijangkau oleh jari saat ngupil.

Ngupil, merawat kebersihan hidung

Berdasarkan penelitian, ngupil merupakan kegiatan yang menyehatkan karena hal ini dapat menjaga hidung agar tetap terawat kesehatannya. Dokter spesialis paru-paru dari Austria, Prof Dr Friederich Bischinger mengatakan, ngupil dapat menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan.

Dikutip dari Daily Times, Prof Bischinger juga menyebutkan jika mengupil dengan menggunakan jari kita sendiri mampu menjangkau tempat yang tidak bisa dicapai apabila menggunakan sapu tangan atau tisu. Lebih dari itu, mengupil juga bisa menjaga hidung agar tetap terawat kebersihannya.

Makan upil bikin tubuh sehat

Pasti terbayang dalam benak kita sebuah pertanyaan, upil dimakan? Jijik banget kalee. Jangan bilang jijik dulu, lantaran memakan upil sebenarnya memiliki manfaat kesehatan yang tidak banyak diketahui orang.

Dikutip dari Independent, Profesor Friedrich Bischinger mennyebutkan memakan upil dari hidung adalah cara yang bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Secara medis hal tersebut masuk akal dan alamiah untuk dilakukan.

Dalam sistem kekebalan tubuh, hidung memiliki penyaring yang membuat banyak bakteri terkumpul. Saat kumpulan bakteri ini tiba di usus, ia akan bekerja seperti obat.

Pendapat ini juga didukung oleh hasil studi yang dilakukan oleh seorang dosen Biokimia bernama Scott Napper. Studi tersebut menemukan bahwa saat seseorang memakan upil, secara tidak langsung kekebalan tubuhnya akan terlatih dengan kehadiran kuman yang terjebak di dalam hidung.

Meski hasil peneliti ini justru mengindikasikan manfaat positif dari ngupil atau bahkan memakan upil, tapi kayaknya masih banyak orang menganggapnya upil itu jorok. Yang justru perlu diperhatikan adalah kebersihan jari saat mengupil.

Dampak terlalu sering ngupil

Meski mengupil dianggap kegiatan menyenangkan dan menyehatkan tapi tetap ada beberapa resiko yang memberikan dampak bagi kondisi kesehatan hidung. Pada dasarnya, ngupil bukanlah hal yang berbahaya bagi kesehatan. Kegiatan ini menjadi berbahaya jika terlalu sering melakukannya.

Namun seringkali tanpa disadari seseorang mungkin saja melakukannya karena sudah terbiasa dan merasa nyaman jika sering mengupil. Kebiasaan inilah yang akan berbahaya bagi kesehatan. Seperti dikutip dari hellosehat.com ada 4 dampak buruk jika seseorang terlalu sering ngupil:

1. Sering ngupil membuat infeksi lubang hidung

Infeksi di dalam lubang hidung adalah hal yang paling mungkin terjadi akibat kebiasaan sering mengupil. Sebagian besar orang mengupil dengan jarinya. Ketika jari yang dimasukkan ke dalam lubang hidung tidak bersih dan penuh bakteri, maka bakteri tersebut dapat berpindah dari jari bagian dalam hidung. Hal ini akan meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami infeksi vestibulus – bagian atas hidung yang cukup sensitif.

2. Menimbulkan bisul di hidung bagian dalam

Tidak hanya itu, bakteri dan kuman penyakit ini dapat mempengaruhi dan menginfeksi bagian rambut folikel hidung. Rambut folikel hidung ini berfungsi untuk menyaring kotoran dari udara yang masuk ke hidung. Apabila bagian ini terganggu, maka hidung tidak lagi dapat dengan baik menyaring kotoran yang masuk melalui udara yang terhirup.

Bakteri yang paling banyak ditemukan saat seseorang ngupil adalah Staphylococcus aureus. Jenis bakteri ini dapat mengakibatkan timbulnya jerawat atau bisul di dalam lubang hidung Anda. Saat jerawat atau bisul terbentuk di dalam hidung, maka saluran napas akan tersumbat dan mempengaruhi sistem pernapasan Anda.

3. Berisiko mengalami mimisan

Mimisan atau keluarnya darah dari lubang hidung juga merupakan efek samping dari kebiasaan sering ngupil. Kondisi ini paling sering dan banyak terjadi pada anak-anak.

Saat mengupil dengan jari, bisa saja kuku jari melukai bagian dalam hidung kemudian menyebabkan luka dan perdarahan. Hal tersebut akan memperbesar peluang untuk terjadinya infeksi di dalam lubang hidung.

4. Perforasi septum

Perforasi septum adalah kondisi di mana sekat antara lubang hidung sebelah kanan dan kiri terbuka atau mengalami luka. Terlalu sering ngupil atau tanpa sengaja mengupil terlalu dalam bisa mengakibatkan seseorang mengalami hal ini. Biasanya perforasi septum ini akan menimbulkan mimisan serta pada kasus yang parah, perlu melakukan operasi untuk mengobatinya.

Selain itu, hal yang perlu diperhatikan, jika seseorang memiliki jumlah upil yang lebih banyak dibanding biasanya dan berubah warna, ini bisa jadi pertanda bahwa hidung mengalami reaksi alergi atau terkena sesuatu. Jika tanda-tanda tersebut disertai dengan gejala lain seperti demam dan rasa nyeri di rongga hidung, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.