Ingin Hadirkan Nuansa Industrial? Perhatikan 5 Elemen Rumah Industrial Ini

Ingin Hadirkan Nuansa Industrial? Perhatikan 5 Elemen Rumah Industrial Ini

Ingin Hadirkan Nuansa Industrial? Perhatikan 5 Elemen Rumah Industrial Ini

Ingin Hadirkan Nuansa Industrial? Perhatikan 5 Elemen Rumah Industrial Ini

AGEN CASINO –  Kini, ada banyak gaya interior hunian yang bisa kamu pilih. Salah satunya adalah gaya rumah industrial. Gaya ini identik dengan gaya interior pabrik industri pada abad ke-19. Seiring berjalannya waktu, gaya interior ini mulai tidak dipakai di pabrik zaman sekarang. Akan tetapi, desain interior industrial menarik perhatian para penyuka seni interior hingga penikmatnya untuk diterapkan dalam hunian.

Rumah industrial memiliki kepribadian yang unik. Meskipun terkesan tua, rumah industrial mampu membawa kehangatan bagi penghuninya. Untuk menerapkan gaya ini, kamu perlu memahami lebih dalam apa yang membuat rumah industrial berbeda dengan rumah bergaya lainnya. Berikut adalah elemen-elemen penting yang wajib ada dalam sebuah rumah industrial.

Besi pada furnitur hingga dekorasi rumah

 

Gaya interior khas pabrik zaman lama ini identik dengan penggunaan besi sebagai unsur furnitur mereka. Keberadaannya memberikan sentuhan yang tepat tanpa merasa terlalu mewah. Tidak harus besi, kamu bisa menggunakan furnitur berbahan baja, timah, dan lainnya. Pilih warna yang bernada dingin, seperti abu-abu, hitam, dan warna netral tegas lainnya.

 

Furnitur besi pada rumah industrial tidak melulu soal hasil akhir besi yang bersinar. Justru, hasil akhir yang matte akan membawa suasana lebih rileks, contohnya adalah bunk bed pada kamar tidur ini. Besi yang digunakan berwarna hitam dan memberikan hasil akhir matte. Sama halnya dengan lampu lantai dan kaki-kaki sofa satu dudukan di sebelah kanannya.

 

Kunci utama sebuah rumah industrial adalah kesederhanaan. Tak perlu kamu membawa banyak barang agar kesan industrial itu bisa terasa. Justru, penggunaan furnitur lama diperlukan. Apabila rumahmu bergaya vintage atau modern, kamu tetap bisa membawa kesan rumah industrial, lho. Cukup memasukkan furnitur besi ke dalam rumah, seperti lampu lantai, lampu gantung, railing tangga, hingga gagang pintu rumah.

Kehadiran kayu yang sangat esensial

 

Elemen ini merupakan elemen wajib yang harus ada dalam sebuah rumah industrial. Kamu tidak harus pakai kayu yang baru. Justru, kayu berusia lama atau unfinished akan memberikan nilai tambah bagi rumah industrial. Nilai tambah tersebut berupa aksen yang pastinya tidak akan kamu temukan di tempat lain.

 

Ada banyak furnitur hingga material yang bisa kamu pilih menggunakan kayu. Salah satunya adalah lantai. Khusus untuk lantai, gunakan kayu yang baru dan sudah dipoles sedemikian rupa agar tidak melukai kaki saat kamu sedang berjalan. Kayu bekas bisa kamu gunakan sebagai meja, kursi, rak hingga dekorasi rumah. Dengan begitu, rumahmu akan sangat terasa gaya industrialnya.

 

Tidak melulu soal lantai, kamu bisa menggunakan kayu sebagai penghias langit-langit rumah. Pilih jenis kayu yang kuat agar bisa menopang atap dengan maksimal. Pasang papan kayu secara memanjang dan tambahkan gantungan besi atau lampu gantung di bawahnya agar langit-langit tidak terasa membosankan.

Lekukan seksi bata ekspos yang khas

 

Utamanya, batu bata merupakan material yang paling sering digunakan sebagai bahan dasar membuat dinding rumah. Seusai ditata, dinding dilapisi semen dan cat tembok. Justru, batu bata yang dibiarkan begitu saja tanpa semen tambahan serta cat dinding dipakai dalam gaya rumah industrial. Bata ekspos ini memberi warna baru pada dindingmu.

 

Dinding bata ekspos bisa dibiarkan dengan warna bata asli, yaitu oranye, atau diberi cat tambahan. Pada ruang tidur ini, batu bata tetap dibiarkan terbuka tetapi diberikan lapisan cat berwarna putih agar ruangan terkesan lebih bersih. Pemilik ruangan tidak mengecat semua dinding dengan warna putih. Ia membiarkan adanya kerak untuk memberikan kesan unfinished sehingga kesan rumah industrial makin kuat.

 

Bata ekspos tidak perlu kamu aplikasi sepenuhnya pada dinding rumah. Pilih sisi dinding ruangan yang akan dibangun bata ekspos. Trik ini juga bisa diterapkan apabila pada awalnya rumahmu bukan bergaya industrial. Sentuhan kecil dari unsur rumah industrial mampu memberikan dampak yang besar.

Lapisan semen ekspos yang halus

 

Naik daunnya fenomena rumah industrial ini mungkin menjadi alasan utama semen ekspos kembali hadir. Mau diberi lapisan finishing mau pun tidak, semen ekspos akan tetap terlihat apik. Karena kuat, awet, dan murah, semen ekspos menjadi pilihan utama pada pabrik abad ke-19. Semen ekspos bisa diaplikasikan di dua bidang, yaitu lantai dan dinding.

 

Karena motif semen ekspos yang polos, kehadiran karpet sangat dibutuhkan. Pilih karpet sesuai keinginanmu, baik besar maupun kecil. Sama halnya dengan dinding. Pasang dekorasi atau rak agar dinding abu-abu khas semen ekspos lebih ceria.

Perbanyak ruang terbuka tanpa batasan

 

Ciri khas rumah industrial lainnya adalah adanya ruang terbuka. Ruang terbuka tanpa sekat ini ada untuk memberikan kesan luas yang tak terbatas. Jika biasanya langit-langit rumah diberikan lapisan tambahan seperti plafon, maka pada rumah industrial biasanya langit-langit tidak diberi lapisan tambahan. Trik ini justru menunjukkan aksen rumah industrial yang khas dan memperlihatkan pipa udara maupun air terlihat jelas.

 

Penyangga atap rumah industrial bisa menjadi dekorasi tambahan. Tak hanya itu, rumah industrial memperbolehkan kamu untuk membiarkan lampu gantung terlihat panjang juntaian kabelnya. Kamu bisa memandang jauh ke atas langit-langit dan bersantai.

Apabila kamu kurang suka dengan langit-langit terbuka, kamu bisa menggunakan jendela yang berukuran sangat besar. Jendela ini membawa suasana luas pada ruangan. Gunakan frame jendela dari besi atau kayu yang sudah tua atau yang pernah dipakai. Sesekali pasang sekat yang terbuka untuk memisahkan ruangan tanpa membuatnya sesak.

Itulah kelima elemen yang menjadi ciri-ciri utama sebuah rumah industrial. Jika kamu tidak mau seluruh rumahmu bergaya industrial, kamu bisa mengombinasikannya dengan gaya interior lain, seperti minimalis, kontemporer, modern, hingga vintage. Selamat mencoba!