Hindari Teleponan di Pesawat agar Tak Jadi Penumpang Menyebalkan

Hindari Teleponan di Pesawat agar Tak Jadi Penumpang Menyebalkan

Hindari Teleponan di Pesawat agar Tak Jadi Penumpang Menyebalkan

Hindari Teleponan di Pesawat agar Tak Jadi Penumpang Menyebalkan

Daftar di siniPenah enggak, sih, anda berada dalam satu kabin pesawat dengan penumpang yang asyik teleponan tak henti? Kalau pernah, gimana perasaanmu menyaksikan mereka? Pastinya kesal, kan. Apalagi bila penumpang tersebut berkata dengan suara keras seraya haha-hihi.Hindari Teleponan di Pesawat agar Tak Jadi Penumpang Menyebalkan.

Terkadang, sebab keasyikan berbicara, mereka tak kunjung mematikan ponsel, sebenarnya awak kabin sudah menegur sebab pesawat berkeinginan berangkat.

Tapi tahukah kamu, bila ternyata bukan anda saja yang merasa terganggu dengan penumpang jenis ini?

Dilansir Travel and Leisure, dalam suatu survei Nielsen yang dilaksanakan oleh Turkish Airlines, 89 persen penumpang pesawat ingin supaya kabinnya bebas dari layanan ponsel. Tak peduli masalah atau juga alasannya, mulai dari panggilan kantor maupun drama kehidupan, yang tentu jam terbang tanpa gangguan telepon dirasakan sebagai masa-masa yang berharga.

Berdasarkan keterangan dari survei yang dilaksanakan pada 2018 lalu, persentase orang-orang yang membangkang layanan seluler dalam kabin pesawat pun semakin meningkat dikomparasikan hasil laporan survei pada 2015. Walaupun ekspektasi penumpang terhadap jaringan internet cuma-cuma atau WiFi kian bertambah menjadi selama 77 persen.

Tak sembarangan, survei yang dilaksanakan Turkish Airlines itu melibatkan 8.150 traveler berusia 18 tahun ke atas yang pernah terbang sekitar dua tahun terakhir. Responden survei berasal dari China, Prancis, Jerman, India, Jepang, Afrika Selatan, Swedia, Uni Emirat Arab, Amerika, dan Inggris.

Mayoritas narasumber survei bahkan memandang panggilan telepon seluler yang terjadi di kabin pesawat berpotensi mengganggu kenyamanan mereka. Karena tak seluruh orang hendak tahu dengan hal atau permasalahanmu.

Tak melulu itu, ruang kabin yang kecil dan diisi tidak sedikit orang dari pelbagai latar belakang serta karakter, membuat anda mesti saling mengawal kenyamanan dan ketertiban antarpenumpang.

Dari pada anda dikira tak tahu etika dan sopan santun, rasanya mematikan ponsel sementara saat terbang bukanlah sesuatu yang memberatkan. Selain menyerahkan rasa aman untuk penumpang sekitarmu, kamu pun jadi lebih irit paket data dan dapat menghindari lingkungan media sosial yang terkadang ‘toxic’. Setuju, enggak?