Gagal Bersinar, Alexis Sanchez: Terlalu Banyak Perubahan di MU

Gagal Bersinar, Alexis Sanchez: Terlalu Banyak Perubahan di MU

Gagal Bersinar, Alexis Sanchez: Terlalu Banyak Perubahan di MU

Gagal Bersinar, Alexis Sanchez: Terlalu Banyak Perubahan di MU

Striker pinjaman Inter Milan, Alexis Sanchez baru-baru ini menyatakan dalil kenapa dirinya gagal bercahaya di Manchester United. Sang pemain sendiri bergabung ke Old Trafford pada Januari 2018 usai tampil tajam bareng Arsenal.

Sayangnya saat berseragam Setan Merah, ia tampil tak cocok ekspektasi melulu dengan mencetak lima gol dari 45 laga. Lalu apa alasannya? Berikut ceritanya.

1. Terlalu tidak sedikit perubahan di dalam klub

Alexis sejatinya ialah salah satu pemain terbaik di dunia. Hal tersebut dibuktikannya dengan tampil tajam ketika membela Barcelona dan Arsenal. Ia bahkan berhasil mencetak 80 gol dan 45 assist dari 166 laga bareng Arsenal.

Namun, semuanya berubah menyeluruh saat ia membela Manchester United. Ia tak dapat mengeluarkan permainan terbaiknya sejak diajar Jose Mourinho sampai Ole Gunnar Solksjaer. Akibatnya, musim ini ia juga dipinjamkan ke klub Serie A, Inter Milan.

Tempat Aman Bermain Togel Hongkong Hanya di Tamantoto

Dalam suatu wawancara, ia ungkapkan andai perubaha besar-besaran di Old Trafford yang menciptakan ia kendala bermain. “Itu bukan masa-masa yang tepat untuk kami guna berada di Manchester. Terlalu tidak sedikit perubahan. Saat kamu melakukan evolusi sebanyak itu, rasanya bakal berat,” ujar Alexis untuk ESPN

2. Yakin dapat bermain lebih baik di Inter Milan

Musim ini, Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku terpinggirkan dari Manchester United dan menyimpulkan hengkang ke Inter Milan. Solksjaer lebih memilih pemain muda laksana Rashford, Martial dan Mason Greenwood untuk memenuhi lini serang MU.

Alexis sendiri merasa yakin andai keputusannya pulang ke Serie A bareng Inter Milan ialah tepat, begitupun untuk Lukaku. Apalagi Inter ketika ini diajar oleh pelatih berpengalaman, Antonio Conte.

Lukaku, yang datang ke Inter lebih dulu, bahkan sudah mencetak dua gol di dua laga awal, sementara Alexis belum mencatatkan penampilan semenjak dipinjam Inter sejumlah pekan yang lalu. Namun Italia bukanlah liga yang baru baginya sebab ia pernah bersinar bareng Udinese, sebelum digondol Barcelona.

“Lukaku dan saya berlatih dengan paling baik. Saya dapat merasakan kemauan untuk menjangkau sesuatu di sini. Itulah kenapa saya terdapat di sini. Itulah kenapa Romelu terdapat di sini. Akankah ini bermanfaat dengan baik? Kami bakal berbicara tidak sedikit pada akhir musim,” ungkapnya.

3. Tak berniat pulang ke Manchester United

Berbeda dengan Romelu Lukaku yang dibeli permanen, Alexis Sanchez melulu berstatus pemain pinjaman tanpa pilihan pembelian permanen. Meski begitu, ia dipercayai sudah tak berniat guna kembali ke Old Trafford.

Oleh sebab itu, ia pun hendak tunjukan keterampilan terbaiknya di bawah asuhan Antonio Conte. Sehingga, bercita-cita Inter Milan inginkan membelinya secara permanen di bursa transfer musim depan.

Sachez sendiri dipercaya akan memulai debutnya di pekan ini saat Inter Milan melawan mantan klubnya Udinese . Mampukah ia buktikan diri di Inter? Kita lihat saja!