Fakta Seputar Pemberian Lapisan Lilin Pada Buah

Fakta Seputar Pemberian Lapisan Lilin Pada Buah

Fakta Seputar Pemberian Lapisan Lilin Pada Buah

Fakta Seputar Pemberian Lapisan Lilin Pada Buah

Tamantoto Prediksi HK – Penggunaan lilin pada buah mengundang keresahan di masyarakat. Hal ini sebab ada kekhawatiran bahwa lilin bisa membahayakan kesehatan. Sebenarnya bikin apa sih diperbanyak lilin? Memangnya tidak berbahaya? Yuk anda temukan jawabannya di tulisan ini

1. Pemberian lilin adalahsalah satu

Buah dan sayur sesudah dipanen bakal cepat merasakan kelayuan bilamana tidak dikendalikan proses respirasinya. Oleh sebab itu, supaya buah tetap segar hingga di tangan konsumen maka butuh upaya pengendalian respirasi. Misalnya dengan penataan komposisi udara penyimpanan, suhu penyimpanan dan pemberian lilin

2. Sejarah pemberian lilin

Pemberian lilin pada buah telah dilaksanakan pada abad ke 12 oleh orang China. Pada ketika itu diadukan bahwa buah yang dilapisi lilin lebih tahan lama daripada buah yang tidak dilapisi lilin. Kemudian pada tahun 1930, lilin dari hot-melt paraffin mulai terdapat secara komersial guna buah apel dan pir

3. Mengapa mesti diberi lilin?

Buah sebetulnya mempunyai pelapis alami yang bertujuan untuk mengayomi dirinya dari fungi dan mengawal kandungan air sekitar musim kering. Namun, pelapis ini hilang dampak proses pasca panen yakni pencucian. Pencucian bertujuan guna menghilangkan debu dan kotoran pada buah. Oleh karena itu, buah butuh dilapisi lilin untuk mengawal kesegaran, menghambat proses respirasi dan memperpanjang masa simpan sekitar penyimpanan dan distribusi.

4. Sumber lilin

Lilin yang dipakai pada buah berasal dari fauna dan tumbuhan. Contohnya lilin lebah yang didapatkan dari lebah dan lilin Candelilla yang didapatkan oleh tumbuhan Candelilla. Kemudian, terdapat lilin Carnauba yang didapatkan dari pohon palma dari Brazil.

5. Aspek keamanan

Pemerintah melewati Badan Pengawas Obat dan Makanan telah menata pemakaian lilin pada bahan pangan dalam Peraturan Kepala BPOM No 12 Tahun 2013 dimana dilafalkan bahwa lilin lebah, lilin Candelilla, lilin syelak tidak mempunyai batas maksimum asupan harian yang berarti ketiga lilin itu mempunyai toksisitas paling rendah. Lilin Carnauba mempunyai batas maksimum asupan harian 0-7 mg/kg berat badan.

Demikian kenyataan seputar pemakaian lilin pada buah. Semoga dapat meningkatkan wawasan dan meminimalisir kekhawatiran masyarakat bakal lilin pada buah.