Deretan Bencana Alam Teraneh yang Pernah Terjadi

Deretan Bencana Alam Teraneh yang Pernah Terjadi

Deretan Bencana Alam Teraneh yang Pernah Terjadi

Deretan Bencana Alam Teraneh yang Pernah Terjadi

TamanToto – Bencana alam ini memakan banyak korban jiwa

CerdasPoker – Berbicara tentang bencana, dewasa ini bumi kita diinformasikan tengah dalam kondisi sekarat. Hal tersebut disebabkan oleh pemanasan global yang membuat iklim di seluruh dunia menjadi berubah-ubah secara tak terduga. Perubahan iklim dan suhu yang tak terduga ini dapat memicu terjadinya bencana hebat.

Agen Judi Bola – Misalnya saja seperti yang bakalan Keepo bahas dalam artikel ini. Pada awalnya memang tidak diketahui dari mana sumber bencana tersebut berasal. Bencana itu pun dikatakan sebagai bencana yang aneh.

Prediksi Togel Paling Jitu – Namun, setelah dilakukan penelitian, akhirnya penyebab dari bencana tersebut pun terungkap. Nah, penasaran kan? Berikut ulasan tentang berbagai bencana aneh yang pernah terjadi sepanjang sejarah dunia.

1.Hailstorms, Bangladesh, 1986

www.dailymail.co.uk

Meski bukan kejadian langka, namun hailstorms yang satu ini benar-benar di luar akal pikiran. Bagaimana tidak jika hujan es yang turun memiliki ukuran yang sangat besar. Hujan es terparah dan terburuk tercatat pernah terjadi di Kota Gopalganj, Bangladesh pada musim semi 1986.

Pada saat itu, es hujan es yang turun mencapai bobot lebih dari 2 kilogram yang berbanding lurus dengan besar dari ukurannya. Kejadian tersebut menewaskan setidaknya 92 orang beserta ternak peliharaannya, merusak pepohonan, menghancurkan tanaman, hingga meratakan tempat tinggal.

Kalau pada umumnya hujan es tidak akan menyebabkan kematian, nah kalau di Bangladesh ini hujan es bisa menyebabkan hampir seratus orang meninggal. Hal inilah yang membuat fenomena ini dikatakan aneh.

2.Serbuan ular di St. Pierre, Martinique, 1902

www.forbes.com

Pada tahun 1902, terjadi fenomena aneh yang disebabkan oleh kombinasi dari fenomena geologi dan alam. Pada saat itu, aktivitas vulkanik dari “Badl Mountain” (Mount Pelee) yang terletak di Martinique mengalami peningkatan secara tajam.

Meski begitu, sangat sedikit orang yang sadar akan fenomena tersebut. Sebenarnya, hal ini telah terjadi sejak bulan April 1902. Nah, satu bulan kemudian, hujan abu turun dan bau menyengat dari belerang pun menyerentak keluar dan meresap di udara.

Hal ini membuat ribuan ular fer-de-lance turun gunung. Ular-ular berbisa ini kemudian menyerbu Kota St. Pierre dan menewaskan lebih dari 50 orang tentara sebelum akhirnya berhasil dimusnahkan oleh pasukan tentara.

Dampak dari aktivitas vulkanis Mount Pelee ternyata juga dirasakan The Guerin Sugar Works yang berjarak kurang lebih 2 km di sebelah barat laut St. Pierre. Di sana, kawanan semut berbintik dan lipan kaki panjang datang menyerbu hingga menyebabkan kemalangan pada kuda-kuda peliharaan.

Dua hari kemudian, gunung berapi itu pun meletus dahsyat dan mengirimkan awan piroklastik ke seluruh kota. Akibatnya sebanyak 29.998 warga tewas terpanggang dan hanya 2 orang yang berhasil selamat dari kejadian mengerikan tersebut.

3.Ledakan Tunguska, Rusia, 1908

tirto.id

Ledakan Tunguska menjadi salah satu ledakan teraneh yang pernah tercatat sepanjang sejarah peradaban dunia. Ledakan tersebut terjadi pada bulan Juni 1908 di wilayah padang gurun Siberia, membakar dan meratakan ribuan mil area hutan yang berada dekat dengan lokasi tersebut.

Daya ledakan Tunguska diperkirakan 1000 kali lebih kuat dibandingkan dengan bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki. Meski sangat dahsyat, peneliti kesulitan untuk mencari tahu penyebab terjadinya ledakan karena tidak ada bukti yang cukup.

Para ilmuwan pun sempat berspekulasi jika fenomena tersebut terjadi akibat adanya sebuah komet atau asteroid yang memasuki atmosfer bumi. Namun, hal tersebut sulit dibuktikan lantaran tidak adanya kawah ataupun fragmen dari komet maupun asteroid yang ditemukan.

Akhirnya pada akhir tahun 2001, para ilmuwan berhasil memecahkan misteri bencana aneh tersebut. Berlandaskan pada catatan seismic, literatur publik, serta saksi mata, tim ilmuwan asal Italia dapat menentukan orbit yang memungkinkan objek untuk meledak.

Nah, mereka pun meyakini jika ledakan tersebut berasal dari asteroid low-density yang tidak pernah mencapai daratan karena meledak di udara dan sebagai gantinya, ledakan asteroid tersebut mengirimkan gelombang kejut mematikan ke wilayah daratan.

4.Serbuan gajah hutan, Chandka, India, 1972

www.africanhunter.online

Tahun 1972 menjadi salah satu tahun yang tidak pernah dilupakan penduduk India. Pada saat itu, kekeringan benar-benar melanda negara tersebut, terutama di kawasan hutan Chandka.

Peristiwa tersebut membuat gelombang panas semakin dahsyat sehingga menyebabkan gajah-gajah yang tadinya jinak menjadi liar dan mengancam keselamatan penduduk sekitar. Mereka mengamuk lantaran kekurangan air dan makanan.

Kawanan gajah itu pun akhirnya mengamuk dan menyerbu serta menghancurkan lima desa berbeda. Mereka menyerang dan menghancurkan segala sesuatu yang berada di jalur mereka. Akibatnya 24 orang harus rela meregang nyawa.

Nah, menariknya, untuk memperingati peristiwa tersebut, daerah ini pun kemudian dijadikan sebagai cagar gajah yang mana wisatawan dapat melihat kawanan gajah dari jarak yang sangat dekat.

Itu dia beberapa bencana aneh yang pernah terjadi sepanjang sejarah peradaban dunia. Meski pada akhirnya penyebab semua fenomena tersebut berhasil terkuak, namun pada masanya fenomena itu menjadi sangat janggal karena belum pernah terjadi sebelumnya.

Kita semua tentu tidak menginginkan bencana alam terjadi. Namun, kita semua tidak bisa apa-apa karena bencana alam terjadi akibat faktor alamiah – meskipun beberapa di antaranya terdapat campur tangan manusia. Sebagai manusia yang berakal, kita hanya mampu mengantisipasinya dengan melakukan berbagai upaya pencegahan.

Akan tetapi, meski telah melakukan berbagai pencegahan, masih saja ada bencana yang menimpa bumi ini. Yap! Itulah kehendak dan kuasa Tuhan. Kalau yang di Atas sudah berkehendak demikian, manusia bisa apa? Jadi, sayangilah alam sekitarmu sekarang juga, ya!