Awas! 5 Kebiasaan yang Sering Dilakukan Wanita untuk Tampak Fashionable Ini Bisa Merusak Kesehatan

Awas! 5 Kebiasaan yang Sering Dilakukan Wanita untuk Tampak Fashionable Ini Bisa Merusak Kesehatan

Awas! 5 Kebiasaan yang Sering Dilakukan Wanita untuk Tampak Fashionable Ini Bisa Merusak Kesehatan

Awas! 5 Kebiasaan yang Sering Dilakukan Wanita untuk Tampak Fashionable Ini Bisa Merusak Kesehatan

Togel Online – Kita semua tahu bahwa fashion bisa berarti banyak hal; menggairahkan, transformasi, komunikatif, dan yang paling penting; cantik. Dari situ, masyarakat mulai mengikuti beberapa kebiasaan fashion yang, dari waktu ke waktu, ternyata semakin “berbahaya” dan dapat merusak tubuh. Ini termasuk dengan benda-benda yang kamu bebankan pada tubuh, dan juga mind set yang selama ini kita percaya untuk bisa tampil cantik berarti harus berani sakit.

Prediksi Togel Paling Jitu – Berikut adalah kebiasaan fashion apa saja yang bisa merusak dan harus kamu hindari jika tidak ingin berdampak buruk pada jangka panjang.

1. Pakai High Heels

Mungkin salah satu hal paling buruk yang biasa kamu lakukan pada tubuh adalah menggunakan sepatu hak tinggi. Berjalan hanya dengan menggunakan bagian depan kaki membuat bagian tengah tubuhmu, tanpa disadari, maju ke depan, sehingga secara terus-menerus memaksamu untuk menegakkan tubuh dengan cara menarik punggung ke belakang. Ini memberikan tekanan pada tulang belakang dan menekan susunan tulang di sana. Efeknya mungkin tidak terasa sekarang, tetapi dalam beberapa tahun ke depan, jika kamu sering mengenakan hak tinggi, kerusakannya akan mulai terasa, berupa rasa tidak nyaman dan kram di jari kaki dan betis serta nyeri di punggung dan pinggul.
Semakin tinggi hak sepatumu, semakin besar risiko yang harus kamu tanggung.

2. Mencangklong Tas

Semakin besa tasnya, pastinya kamu semakin ingin untuk mengisi tas tersebut hingga memenuhi kapasitas. Biasanya wanita membawa-bawa tas yang, entah dicangklong di bahu atau dikaitkan di lengan. Berat yang tidak merata memberi efek ketidakseimbangan pada otot, dan bentuk tubuh yang berat sebelah (seperti satu bahu tampak lebih tinggi dari yang satunya).

Ini juga bisa memicu nyeri dan rasa sakit di tulang belakang karena bagian perut secara otomatis bergerak bergantian untuk menyeimbangkan berat beban yang tidak merata. Sebagai tambahan, tas yang berat bisa memicu rasa sakit leher dan pundak.

Solusinya; biarkan tubuhmu beristirahat dan bawalah tas kecil yang ringan dalam 1-2 hari seminggu.

3. Gangguan Pola Makan

Ini biasanya terinspirasi oleh para model di dunia fashion yang selalu bisa mempertahankan berat badannya. Meskipun memang ada beberapa orang yang memiliki kecenderungan gaya hidup tidak sehat yang berakibat pada obesitas, tetap dilarang untuk diet sembarangan tanpa arahan yang benar. Diet secara ekstrem dan benar-benar mengurangi asupan makanan pada tubuh hanya untuk terlihat kurus dan sesuai standar fashion bisa memperlambat metabolisme tubuh. Akibatnya justru tubuh menyimpan lebih banyak lemak.

Ketika para remaja dan dewasa muda tidak makan dengan teratur, mereka mungkin akan melihat tubuh akan jadi lebih kurus. Namun, ketika mencapai usia 30 nanti, metabolisme mereka akan sangat lambat, sehingga sedikit saja salah makan, akan membuat berat badan melonjak naik. Selain metabolisme yang melambat, mereka yang tidak makan dengan rutin biasanya akan ngemil, mengonsumsi banyak gula yang bisa menyebabkan pembengkakan dan kembung.

4. Pakaian Ketat

Tak peduli apakah kamu ingin terlihat lebih tinggi atau lebih langsing di foto, biasanya kamu akan “memaksa” tubuhmu untuk masuk ke dalam pakian ketat, seperti skinny jeans atau gaun yang membentuk lekuk tubuh; menjejalkan perutmu ke dalam gaun ketat tersebut. Akibatnya? Kamu jadi sulit bernapas. Asupan oksigen berkurang, menyebabkan metabolisme melambat, kurang fokus, dan menghambat sel untuk bekerja.

Cara terbaik untuk bernapas adalah dengan menggunakan diafragma, atau pernapasan perut. Ketika diafragma bisa bergerak leluasa, paru-paru akan terisi penuh oksigen dan perut akan mengembang. Namun, jika kamu menahan perutmu seharian hanya agar bisa muat di dalam skinny jeans, diafragma tidak bisa bergerak bebas dan secara otomatis kamu mengubah pernapasan ke pernapasan dada. Ini yang menyebabkan tekanan pada tubuh dan alasan mengapa orang merasakan nyeri di bahu dan leher. Ditambah lagi, ini bisa menyebabkan sakit kepala, perut nyeri, dan bahkan depresi serta kecemasan.

5. Mindset YOLO

Motto YOLO (You Only Live Once) sering dijadikan alasan untuk melakukan hal-hal impulsif yang berbahaya, seperti diet ketat supaya bisa tampak seperti supermodel, membeli tas mahal buatan designer yang malah menumpuk hutang kartu kredit, dan sebagainya. Memang benar kita hanya hidup sekali dan harus menikmati kehidupan. Mengapa tidak melakukannya dengan cara melakukan hal-hal berguna yang menyehatkan tubuh dan pikiran? Amat direkomendasikan untuk lebih luas lagi melihat makna kata YOLO dan tidak ikut terjerumus dalam tren terbaru yang bisa membahayakan kesehatan.