6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

 

Togel Online – Telur merupakan bahan makanan yang sangat akrab bagi banyak orang di seluruh dunia. Tak hanya dimakan langsung, telur juga sangat dibutuhkan untuk berbagai resep masakan.

Prediksi Togel Paling Jitu – Untuk urusan khasiat, gak perlu diragukan lagi deh. Semua orang rasanya sudah paham betul kalau telur punya banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Prediksi Togel Paling Jitu – Namun, ada beberapa mitos yang sering berseliweran tentang telur. Seringkali dipercaya begitu saja oleh sebagian kalangan. Nah, biar kamu gak ikutan salah kaprah, yuk intip beberapa mitos tentang telur yang bikin banyak orang salah kaprah.

1. Kuning telur bikin gemuk

6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

Banyak orang yang menghindari kuning telur karena takut gemuk. Faktanya, kuning telur tak hanya mengandung lemak penyebab obesitas.

Kuning telur justru mengandung beberapa zat yang gak ditemukan di putih telur. Di antaranya mengandung protein tambahan dan zat bermanfaat lainnya, seperti vitamin D yang berkontribusi terhadap penyerapan kalsium. Ada pula kandungan kolin yang memastikan fungsi hati berjalan dengan baik.

The American Heart Association mengklaim mengonsumsi sebutir telur per hari dapat menjadi bagian dari diet sehat.

2. Telur mentah lebih sehat daripada telur rebus

6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

Beberapa orang meyakini telur mentah berkhasiat untuk membantu membentuk otot, meningkatkan suara, hingga mengurangi asam lambung.

Faktanya, telur mentah bisa mengandung bakteri salmonella yang berbahaya meski risikonya sangat rendah. Putih telur mentah juga tidak dapat diserap dengan baik jika tidak dimasak. Penyerapan biotin (vitamin B7) bisa jadi tersumbat.

3. Tempat terbaik menyimpan telur adalah di bagian pintu kulkas

6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

Hampir semua lemari es atau kulkas menyediakan rak khusus telur di bagian pintu. Namun, tidak disarankan untuk menyimpan telur di bagian pintu.

Tempat menyimpan telur paling baik adalah pada suhu yang konsisten. Pintu adalah tempat terhangat dan suhunya selalu berubah. Tempat terbaik untuk menyimpan telur adalah di bagian rak tengahnya.

4. Telur puyuh jauh lebih bergizi daripada telur ayam biasa

6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

Telur puyuh memang mengandung lebih banyak protein, vitamin, dan zat lainnya daripada telur ayam. Namun, perbedaannya tidak begitu signifikan.

Untuk melihat efeknya, kamu harus mengonsumsi banyak telur puyuh secara teratur. Namun perlu dicatat, telur puyuh mengandung bakteri salmonella.

Jadi tidak disarankan untuk memakan telur mentah. Kandungan lemak telur puyuh juga lebih banyak dibanding telur ayam.

5. Masker putih telur bisa bikin kulit wajah lebih awet muda

6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

Masker dari putih telur belakangan ini memang sedang digemari banyak orang. Masker ini dipercaya dapat membuat kulit wajah terlihat lebih halus dan membantu menghilangkan keriput.

Faktanya, telur memang kaya protein, vitamin E, B, dan biotin yang dipercaya bagus untuk kuku, rambut, serta kulit. Namun, zat-zat ini akan terasa manfaatnya bagi tubuh hanya dengan cara dimakan atau dikonsumsi.

6. Warna kuning telur bisa menentukan kualitas telur

6 Mitos tentang Telur yang Bikin Kita Salah Kaprah, Pernah Percaya?

Faktanya, warna kuning telur tergantung pada makanan yang dikonsumsi oleh si ayam penghasil telur. Semakin banyak kandungan karotenoid pada makanan ayam, semakin kuning pula telur yang dihasilkan.

Bahan pakan ternak seperti jagung, alfalfa, atau jelatang bisa membuat kuning telur lebih cerah. Warna kuning telur juga bisa diubah dengan bahan tambahan makanan seperti canthaxanthin.

Sebaliknya, jika warna kuning telur terlihat pudar, bukan berarti telurnya berkualitas buruk atau busuk.

Nah, dari enam mitos tentang telur di atas, mana yang sempat kamu percaya nih?