5 Alasan Kamu Harus Mengonsumsi Keju

5 Alasan Kamu Harus Mengonsumsi Keju

5 Alasan Kamu Harus Mengonsumsi Keju

5 Alasan Kamu Harus Mengonsumsi Keju

Buat anda pecinta keju, tak butuh merasa bersalah bila kamu tidak jarang mengonsumsinya. Meski disebut bila keju dapat merangsang kegemukan dan segala barisan penyakit membahayakan, tetapi penelitian telah memperlihatkan sebaliknya.

Terbuat dari susu, keju ialah sumber kalsium, lemak, dan protein. Keju pun berisi vitamin A dan vitamin B12 dalam jumlah tinggi, serta mineral seng dan fosfor.

1. Menurunkan risiko penyakit jantung
Masyarakat Prancis paling gemar santap keju. Tapi nyatanya, mereka mempunyai tingkat penyakit jantung yang rendah terlepas dari kesenangan mereka terhadap keju dan makanan tinggi lemak bosan lainnya.

Hal ini pun didukung oleh hasil riset tahun 2016 yang mengindikasikan bahwa konsumsi 200 g keju masing-masing hari dikaitkan dengan risiko 18 persen lebih rendah terpapar penyakit jantung.

Laporan yang tertulis di British Journal of Nutrition ini menduga urusan itu berkat mineral laksana kalsium, kalium, dan magnesium, serta vitamin laksana riboflavin dan B12.

2. Mencegah diabetes tipe 2
Konsumsi 175 g keju sehari bisa menurunkan risiko terpapar diabetes tipe 2 sampai 8 persen, demikian menurut keterangan dari analisis studi kohort yang tertulis dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Disebutkan, lemak bosan rantai pendek dalam keju dikaitkan dengan turunnya risiko diabetes tipe 2. Ditambah, kalsium — yang menambah sekresi insulin dan dapat meminimalisir resistensi insulin — bisa menangkis penyakit ini.

3. Menurunkan desakan darah
Sebuah studi tahun 2016 di European Journal of Clinical Nutrition mengindikasikan konsumsi 200 g keju sehari mempunyai efek dalam menurunkan desakan darah. Lagi-lagi, urusan ini berkat peran kalsium yang mengekang penyerapan lemak di dalam usus.

4. Memperbaiki kadar kolesterol
Keju pun dapat membetulkan kadar kolesterol dengan teknik menjaga kadar kolesterol total dan LDL tetap rendah. Perubahan kadar kolesterol ini dapat jadi sebab kemampuan kalsium guna membawa lemak melewati usus, sampai-sampai tubuh tidak menyerap lemak dan kalori dari makanan.

5. Meningkatkan massa otot
Konsumsi keju akan menambah massa otot dan meningkatkan ekuilibrium pada orang dewasa yang sehat berusia di atas 60 tahun. Hasil riset yang diterbitkan pada tahun 2014 di Clinical Interventions in Aging ini menuliskan bahwa protein susu kasein dan whey diperkirakan penyebabnya.