4 Tips Menghadapi Quarter Life Crisis

4 Tips Menghadapi Quarter Life Crisis

4 Tips Menghadapi Quarter Life Crisis

4 Tips Menghadapi Quarter Life Crisis

Klik di sini – Pernahkah kamu merasa tiba-tiba kosong, kesepian, dan tertekan, namun tidak tahu apa yang harus dilakukan? Bisa jadi kamu sedang mengalami quarter life crisis.

Quarter life crisis jadi istilah populer yang kerap dilontarkan saat kehidupan tidak berjalan semestinya. Biasa menyerang seseorang di usia pertengahan 20-30 tahun, quarter life crisis biasanya juga diikuti dengan munculnya rasa kesepian, cemas, dan bingung dengan tujuan hidupnya. Tak jarang pula seseorang jadi lebih pendiam dan menarik diri dari lingkungan sosialnya.

Sebenarnya quarter life crisis adalah hal yang lumrah, apalagi di usia seperempat abad, beban dan kebutuhan hidup pun bertambah.

Meski jadi hal yang lumrah, bukan berarti kita harus pasrah saat fase quarter life crisis datang dan mempengaruhi aktivitas kita. Daripada membiarkan mood berantakan, lebih baik lakukan empat hal ini agar suasana hati tetap stabil. Apa saja?

1. Jangan membandingkan diri dengan orang lain

Saat melihat unggahan teman di media sosial yang sedang berlibur ke negara impian, atau saat melihat karier teman kerja yang lebih lancar, tak jarang rasa minder muncul. Rasanya kehidupan orang lain selalu lebih mudah dibandingkan kita.

Hal tersebut manusiawi, kok. Namun bila dilakukan terus-menerus, efeknya membuat kita sulit bersyukur dan akhirnya jadi sering mengeluh. Untuk itu, lebih baik berhenti membandingkan diri dengan orang lain agar hidup kita jadi lebih tenang dan tanpa beban.

2. Buat Rencana Hidup

Di sela-sela waktu luang, tak ada salahnya memikirkan tentang rencana hidup kita dalam beberapa tahun mendatang. Banyak manfaat, lho, yang bisa kita peroleh saat merencanakan rencana hidup dengan matang.

Mulai dari melatih kedisiplinan, lebih mengenal diri sendiri, dan membuat kita lebih fokus dengan tujuan hidup yang ingin dicapai. Cara ini juga bisa membuat kita tidak mudah tertekan dengan pencapaian orang lain.

3. Biarkan Semua Berjalan Apa Adanya

Serius dan fokus dalam hidup itu penting, tapi sesekali bersikap santai juga perlu. Nikmati setiap alur kehidupan yang datang dengan lapang dada, meski tidak sesuai dengan keinginan kita.

Selain itu, sikap santai juga akan melatih diri kita agar lebih siap dan tidak mudah tertekan saat merasa kehidupan berjalan tidak sesuai rencana. Sebab, semakin kita fokus dengan permasalahan yang datang, justru membuat suasana hati makin berantakan.

4. Cari Lingkungan atau Suasana Baru

Berada di lingkungan yang sama dalam waktu lama kerap membuat kita merasa terjebak. Saat rasa tak betah mulai menguasai, enggak ada salahnya untuk menciptakan suasana baru agar mood tetap terjaga.

Kamu bisa mendekorasi meja kerja, meminta pindah divisi kepada atasan, atau mencari tantangan lain di tempat kerja yang baru. Atau mungkin mengambil cuti untuk sekedar melipir ke tempat yang belum pernah kita kunjungi.

Tapi saat ingin menyegarkan pikiran ke tempat baru, ada banyak hal yang harus kita pertimbangkan. Salah satunya budget, apalagi saat keinginan untuk ‘menghilang’ sementara dari rutinitas membosankan datang tiba-tiba.