4 Tanda Anda Belum Siap Menjalin Hubungan Baru

4 Tanda Anda Belum Siap Menjalin Hubungan Baru

4 Tanda Anda Belum Siap Menjalin Hubungan Baru

4 Tanda Anda Belum Siap Menjalin Hubungan Baru

Tidak seluruh orang dapat pulih dari patah hati dalam masa-masa yang cepat. Bisa jadi si A hanya perlu tiga bulan sedangkan B perlu setahun. Begitu pun dengan Anda, perlu waktu sembuh dari luka lama sebelum menjalin hubungan baru.

“Tidak ada rumus ajaib untuk memahami kapan seseorang sepenuhnya siap. Sama menariknya dengan mengawali hubungan bareng orang lain,” ucap ucap pendiri software untuk mencairkan patah hati, Mend Elle Huerta.
Berikut sejumlah tanda Anda sebetulnya belum siap terlampau siap menjalin hubungan baru .

1. Masih terpicu oleh kenangan bareng mantan

Jika seseorang baru saja menyelesaikan hubungan, orang tersebut mungkin bakal terus menerus menilik saat-saat saat dirinya masih bareng mantan kekasihnya. Dan sangat urgen untuk menyadari bahwa dirinya masih terdapat dalam etape pemulihan.

“Anda barangkali merasa mereka hanyut dan tersesat dalam kenangan bareng mantan,” ucap pakar seks dan keintiman, Irene Fehr.

2. Belum siap berkomitmen

Setiap orang memiliki metodenya tersendiri guna menyembuhkan patah hati. Bagi sejumlah orang, berkencan dengan orang baru dapat memulihkan mereka. Jika sedang terdapat yang mendekati, ucapkan secara jujur tidak hendak terburu-buru dalam hubungan yang serius, urgen untuk memuliakan keputusan mereka.

3. Berbicara terus menerus mengenai mantan

Wajar bilamana pembicaraan mengenai masa kemudian muncul. Tetapi, bila tersebut menjadi sesuatu yang tertata dan terus menerus dilakukan, itu dapat jadi pertanda bahwa kita masih memikirkan mantan kekasih.

“Jika tidak jarang bicara soal mantan, membawa mantan dalam masing-masing pembicaraan, atau menjadi emosional saat membicarakan mantan, barangkali Anda masih belum dapat melupakannya,” ucap Trina Leckie, penceramah pada podcast mengenai hubungan ..

4. Masih menyimpan kenang-kenangan dari hubungan sebelumnya

Sulit guna menyingkirkan kenang-kenangan atau kenangan dari mantan. Seorang pakar hubungan, Diana Dorell mengungkapkan, teknik tersehat guna melupakan memori akan mantan ialah menyingkirkan hal-hal atau benda yang bisa mengingatkan kita padanya.