3 Kota yang Pernah Menjadi Ibu Kota Indonesia, Ada Kotamu di Sini

3 Kota yang Pernah Menjadi Ibu Kota Indonesia, Ada Kotamu di Sini

3 Kota yang Pernah Menjadi Ibu Kota Indonesia, Ada Kotamu di Sini

3 Kota yang Pernah Menjadi Ibu Kota Indonesia, Ada Kotamu di Sini

Togel Online – Teman-teman tentu sudah tahu, bahwa Jakarta adalahibu kota pemerintahan Indonesia. Namun, tahukah teman-teman? Di samping Jakarta, terdapat tiga kota yang pernah menjadi ibu kota Indonesia, lo!

Apa saja? Yuk, cari tahu! Namun sebelumnya, cari tahu dulu sejarah bagaimana Jakarta diputuskan sebagai ibu kota, yuk.

Agen Bola Terpercaya – Kota yang dulunya mempunyai nama Batavia ini, di bina oleh Jam Pieterzoon Coen. Ia ialah seorang Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-4 dan ke-6.

Batavia dibangun serupa seperti kota-kota yang terdapat di Belanda. Dengan gedung-gedung yang tinggi di dalamnya, Batavia sukses menjadi kota yang modern.

Prediksi Togel Paling Jitu – Namun, waktu tersebut Batavia belum sesuai untuk menjadi kota pusat pemerintrahan nasional. Oleh karenanya, Jenderal J. P. Graaf Van Limburg memutuskan Bandung sebagai kota pemerintahan.

Perpindahan dari Batavia ke Bandung tidak lama. Nama Batavia juga hilang dan perlahan terhapus dalam peta sejarah dan berganti nama menjadi “Jakarta” saat tentara Jepang datang ke Indonesia.

Nama Jakarta terbuat berasal dari kemauan para figur nasionalis kita.

Jakarta sah menjadi Daerah Khusus Ibu Kota pada tahun 1960-an dan ditandai oleh Penetapan Presiden No.2 tahun 1961 dan lantas Undang-undang No.10 tahun 1964.

Ibu kota Indonesia berpindah-pindah ke kota yang dirasakan aman dari semua penjajah. Ada 3 kota yang dijadikan sebagai pusat pemerintahan di samping Jakarta.

1. Yogyakarta

Beberapa bulan sesudah Indonesia merdeka, ibu kota Indonesia dialihkan ke Yogyakarta. Tepatnya pada tanggal 4 Januari 1946. Ini terjadi sebab waktu tersebut Belanda mengerjakan agresi militer.

Mereka belum rela mencungkil Indonesia sebagai negara jajahannya. Yogyakarta dipilih sebagai ibu kota sebab dianggap lumayan aman.

Apalagi kota ini dikelilingi oleh Gunung Merapi di sebelah unsur utara dan Samudera Hindia di selatan. Kedua benteng alam ini menciptakan Yogyakarta susah untuk ditembus oleh penjajah.

2. Bukittinggi, Sumatera Barat

Ibu kota Indonesia lainnya ialah di Bukittingi, Sumatera Barat. Ini terjadi pada tanggal 19 Desember 1948 sebab adanya agresi militer ke-2 sebagai aksi polisional oleh Belanda.

Bukittingi diputuskan sebagai ibu kota Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Kota ini terpilih sebab adanya Sjafrudin Prawiranegara yang disiapkan sebagai pemimpin PDRI andai sewaktu-waktu semua pemimpin pemerintahan tertangkap.

Di kota Bukittingi ada Gunung Marapi di barat, Gunung Singgalang di selatan, serta Lembah Sianok di unsur utara dan barat yang dirasakan dapat mengayomi ibu kota dari serangan musuh.

3. Bireuen, Aceh

Pada tahun 1948, kota Bireuen, Aceh, pernah menjadi ibu kota Indonesia.

Kota ini dianggap lumayan aman sebab dikelilingi perbukitan yang dapat mengayomi pusat pemerintahan dari serangan musuh. Ibu kota di Bieruen melulu seminggu saja.

Selama pusat pemerintahan di Bereuen, Presiden Sukarno bermukim di lokasi tinggal Kolonel Hussein Joesoef dan menggarap tugasnya di sana sebagai pemimpin Indonesia.